DISKRIPSI VARIETAS UNGGUL PADI

12:12 AM
padi varietas ciherang

A.  VARIETAS UNGGUL PADI
1.  Sejarah Perkembangan Varietas
a.  Periode  sebelum tahun 1970 - an
Contoh : Bengawan, Sigadis, Remaja, Jelita, Sinta dll
Karakteristik umum :
-       Umur dalam (140 - 155 hari)
-       Postur tanaman tinggi (145 - 160 cm)
-       Rasa nasi enak
-       Daya hasil sedang (3,5 -4,0 t/ha)

b.  Periode Tahun 1970-1984
-       Peningkatan produktivitas
-       Perbaikan pada rasa dan ketahanan terhadap hama dan penyakit
-       Contoh : Pelita I-1 dan Pelita I-2
-       Mulai berkembang wereng batang coklat, banyak varietas tidak tahan terhadap hama tersebut
-       Diperkenalkan : Serayu, Asahan, Brantas, Citarum, Semeru dan Cisadane
-       Diintroduksi IR64 untuk mengatasi wereng batang coklat

c.  Periode  1985-2004
-       Didominasi oleh varietas IR64
-       Laporan Balitpa (2004) à IR64 dominan di 12 propinsi sentra produksi padi dengan proporsi mencapai 45,4% dari luas panen 9,2 juta ha
-       Pada tahun 2000, ketahanan IR64 terhadap HDB dan wereng hijau telah patah, dan mulai rentan terhadap wereng coklat
d.  Periode  1985-2004
Diperkenalkan varietas tahan terhadap HDB dan wereng  batang coklat, spt Ciliwung, Barumun, Memberamo, Way Apo Buru, Widas, Ciherang
Perbaikan pada potensi hasil, multikarakter ketahanan (tahan hama penyakit, kekeringan, kerebahan, keracunan, defisiensi hara), umur genjah dan mutu (bentuk dan ukuran gabah, rasa, rupa, aroma

e.  Periode  2004-2008
-     Diperkenalkan 19 VUB : 16 varietas padi sawah irigasi dan 3 varietas padi rawa (Inpara 1 - 3)
-     Varietas padi sawah : 4 varietas hibrida (Hipa3 -Hipa6), 6 varietas inbrida (Inpari 1 - Inpari 9), 1 varietas beras merah (Aek Sibundong), 1 ketan (Ciasem), 1 toleran dataran tinggi (Sarinah)
Sejak Tahun 2008, nama-nama varietas tidak lagi menggunakan nama-nama sungai melainkan diganti dengan istilah Inpari, Inpara dan Inpago

f.  Tahun 2009
 Dilepas beberapa varietas padi sawah : Impari 7 Lanrang, Impari 8, Impari 9 elo, Inpari 10 laeya, Impari 11, Impari 12, Impari 13, Hipa 7, Hipa 8 Pioner, Hipa 9, Hipa 10 dan Hipa 11

g.  Tahun 2010
Dilepas :
-       2 varietas padi rawa :  Inpara 4 dan Inpara 5 ( à toleran rendaman antara  6 - 12 hari pada fase vegetatif)
-       3 varietas padi gogo : Inpago 4, Inpago 5 dan Inpago 6

2.  Pengertian Varietas atau Kultivar

a. Pengertian Varietas
Menurut Pemulia tanaman, Varietas adalah sekelompok tanaman dengan karakter unggul yang stabil, dapat dibedakan dari varietas lain oleh ciri atau sifat khusus, berpenampilan seragam (uniform), serta telah dilepas secara resmi oleh pemerintah.

Bentuk varietas à menunjukkan cara perbanyakan benihnya, sehingga tersedia benih untuk pertanaman komersial atau ditanam oleh petani
Nama varietas à merupakan identitas dari suatu varietas yang dapat digunakan sebagai pembeda antar varietas

b. Jenis Varietas Padi
Jenis varietas padi dikenal dengan peristilahan Varietas Unggul, Varietas Unggul Baru(VUB), Varietas Unggul Tipe Baru (VUTB), VarietasUnggul Hibrida (VUH), Inbrida dan Varietas Lokal.
Varietas unggul adalah galur hasil pemuliaan dengan satu atau lebih keunggulan khusus, seperti potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit, toleran terhadap cekaman lingkungan, mutu produk tinggi, dan/atau sifat-sifat unggul lainnya, serta telah dilepas pemerintah.
Jenis varietas unggul :
1)  VARIETAS UNGGUL BARU (VUB)
Adalah kelompok tanaman padi dengan karakteristik umur antara 100-135  HSS, anakan banyak (> 20 tunas/rumpun), dan bermalai agak lebat (± 150 butir gabah/malai).
Berdasarkan Deskripsi Varietas Padi yang dikeluarkan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Tahun 2010, dikenal 43 jenis varietas yang kebanyakannya menggunakan nama-nama sungai seperti Cisadane, Ciliwung, Cisokan, Ciherang dsb, kecuali Sintanur, dan 13 varietas dengan nama Inpari mulai dari Inpari 1 sampai Inpari 13. Untuk lebih jelasnya nama-nama varietas Unggul Baru tertera pada Lampiran 1.
2)  VARIETAS UNGGUL TIPE BARU (VUTB)
Adalah kelompok tanaman padi dengan postur tegap, berdaun lebar dan berwarna hijau tua, anakan sedikit (< 15 tunas/rumpun), berumur 100-135 HSS, bermalai lebat (± 250 butir gabah/malai), dan berpotensi hasil lebih dari 8 ton GKG/ha. Varietas padi yang termasuk VUTB ini adalah Cimelati, Gilirang, Ciapus dan Fatmawati dapat dilihat pada lampiran 2.

3)  VARIETAS UNGGUL HIBRIDA (VUH)
Adalah kelompok tanaman padi yang terbentuk dari individu-individu generasi pertama (F1) dari suatu kombinasi persilangan dan memiliki karakteristik potensi hasil > 15-20% dari inbrida.
Terdapat 61 Jenis varietas yang termasuk VUH, diantaranya 11 varietas milik Pemerintah, sisanya Swasta.
Nama kesebelas varietas tersebut adalah Maro, Rokan, Hipa 3, Hipa 6 Jete, Hipa 8 Pioneer, dapat dilihat pada lampiran 3

4)  VARIETAS LOKAL
Adalah varietas yang telah ada dan dibudidayakan secara turun-temurun oleh petani serta menjadi milik masyarakat dan dikuasai negara. Beberapa varietas Unggul Lokal yang terkenal sepert Rojolele, Pandanwangi dsb.



DAFTAR  PUSTAKA


Anonimous, 2007. Petunjuk Teknis Lapang. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida. Badan Pnelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian.

Anonimous, 2010. Panduan Umum Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) Padi Gogo . Badan Penelitian dan Pengembnagan Pertanian., Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Samaullah Yamin.dkk. 2008. Modul TOT SL- Padi Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Balai BesarPenelitian Tanaman Padi, Sukamandi, Subang.

Suprihatno Bambang dkk, 2010. Deskripsi Varietas Padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Badan Penelitian dan Pengem bangan Pertanian Kementrian Pertanian Sukamandi,

Wahyuni, S.U.S. Nugraha dan Soejadi.2004. Karakteristik Dormansi dan Metode Efektif untuk pematahan dormansi benih plasmanutfah padi. Jurnal Peneltian Tanaman Pangan.

Zaini Zulkifli dkk, 2010, Pedoman Umum PTT Padi Sawah, Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian.














Lampiran 1
PADI SAWAH
CISADANE
Nomor seleksi
:
B2484B-PN-28-3-MR-1
Asal persilangan
:
Pelita I-1/B2388
Golongan
:
Cere, kadang-kadang berbulu
Umur tanaman
:
135 - 140 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
105 - 120 cm
Anakan produktif
:
15 - 20 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Miring sampai mendatar
Bentuk gabah
:
Gemuk
Warna gabah
:
Kuning bersih, ujung gabah sewarna
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Agak tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
20%
Indeks glikemik
:
68
Bobot 1000 butir
:
29 g
Rata-rata hasil
:
5,0 t/ha
Potensi hasil
:
7,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama

Penyakit
:

:
Tahan wereng coklat biotipe 1 dan 2
Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3
Tahan terhadap hawar daun bakteri  
Rentan terhadap blas dan hawar pelepah
Rentan terhadap virus kerdil hampa dan virus kerdil rumput
Pemulia
:
Z. Harahap dan Adiyono P.
Dilepas tahun
:
1980
IR42

Nomor seleksi
:
IR2071-586-5-6-3-4
Asal persilangan
:
IR2042/CR94-13
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
135-145 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
90 - 105 cm
Anakan produktif
:
20 – 25 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau tua
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih, ujung gabah sewarna
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Pera
Kadar amilosa
:
27%
Indeks Glikemik
:
58
Bobot 1000 butir
:
23 g
Rata-rata hasil
:
5,0 t/ha
Potensi hasil
:
7,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama


Penyakit
:

:
Tahan wereng coklat biotipe 1 dan 2
Rentan wereng coklat biotipe 3

Tahan terhadap hawar daun bakteri, virus tungro dan kerdil rumput Rentan terhadap hawar pelepah daun
Toleran terhadap tanah masam
Anjuran tanam
:
Baik ditanam di lahan sawah irigasi, pasang surut dan rawa
Pemulia
:
Introduksi dari IRRI
Dilepas tahun
:
1980
IR64

Nomor seleksi
:
IR18348-36-3-3
Asal persilangan
:
IR5657/IR2061
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
110 - 120 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
115 – 126 cm
Anakan produktif
:
20 - 35 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping, panjang
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Tahan
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
23%
Indeks Glikemik
:
70
Bobot 1000 butir
:
24,1 g
Rata-rata hasil
:
5,0 t/ha
Potensi hasil
:
6,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama

Penyakit
:
Tahan wereng coklat biotipe 1, 2 dan agak tahan wereng coklat biotipe 3
Agak tahan hawar daun bakteri strain IV
Tahan virus kerdil rumput
Anjuran tanam
:
Baik ditanam di lahan sawah irigasi dataran rendah sampai sedang
Pemulia
:
Introduksi dari IRRI
Dilepas tahun
:
1986

INPARI 1

Nomor Persilangan
:
BP23f-PN-11
Asal persilangan
:
IR64/IRBB-7//IR64
Golongan
:
Cere Indica
Umur tanaman
:
108 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
93 cm
Anakan produktif
:
16 anakan
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan
:
Tahan rebah
Leher malai
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Jumlah gabah per malai
:
Kuning bersih
Rata-rata hasil
:
7,32 t/ha GKG
Potensi hasil
:
10 t/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
27 g
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
22 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Tahan terhadap Wereng Batang Coklat Biotipe 2, agak tahan terhadap Wereng Batang Coklat Biotipe 3.
Ketahanan terhadap penyakit
:
Tahan Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII.
Keterangan
:
Baik ditanam pada lahan sawah dataran rendah sampai dengan ketinggian ± 500 m dpl.
Pemulia
:
Bambang Kustianto, Supartopo, Soewito Tj., Buang Abdullah, Sularjo, Aris Hairmansis, Heni Safitri dan Suwarno.
Peneliti
:
Atito D., Anggiani N., Santoso, Arifin K., Endang S.
Teknisi
:
Sail Hanafi, Sudarno, Suryono, Panca Hadi Siwi.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Lebih tahan BLB; perbaikan dari IR64 atas BLB
Dilepas tahun
:
2008



INPARI 2

Nomor Persilangan
:
BP1356-1G-KN-4
Asal persilangan
:
Tajum/Maros/MAros
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
115 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
85 – 95 cm
Anakan produktif
:
15 anakan
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau tua
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan
:
Sedang
Leher malai
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Panjang dan gemuk
Warna gabah
:
Kuning jerami dengan garis – garis coklat
Rata-rata hasil
:
5,83 t/ha
Potensi hasil
:
7,30 t/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
27 – 28 g
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
18,55 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2, dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, agak rentan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 013 dan 031 dan rentan terhadap penyakit virus tungro inokulum varian 073
Keterangan
:
Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl.
Pemulia
:
Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno.
Peneliti
:
I.N. Widiarta, Baehaki S.E., Triny SK, S.Dewi Indrasari, Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P.
Teknisi
:
Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M. Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Lebih tahan terhadap WBC biotipe 3, lebih tahan terhadap virus tungro daripada Ciherang
Dilepas tahun
:
2008
INPARI 3

Nomor Persilangan
:
BP3448E-4-2
Asal persilangan
:
Digul/BPT164C-68-7-2
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
110 hari
Bentuk tanaman
:
Sedang
Tinggi tanaman
:
95 – 100 cm
Anakan produktif
:
17 anakan
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Panjang Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Rata-rata hasil
:
6,05 t/ha
Potensi hasil
:
7,52 t/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
24 g
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
20,57 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan agak rentan terhadap Biotipe 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, agak rentan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 073,013 dan 031
Keterangan
:
Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian sampai 600 m dpl.
Pemulia
:
Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno.
Peneliti
:
I.N. Widiarta, Baehaki S.E., Triny S.K., S. Dewi Indrasari, Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P.
Teknisi
:
Toyib S. Ma’ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M. Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Lebih tahan terhadap WBC biotipe 1dan 2 daripada Ciherang, mutu dan hasil setara dengan Ciherang
Dilepas tahun
:
2008

INPARI 4

Nomor Persilangan
:
BP2280-1E-12-2
Asal persilangan
:
S4384F-14-1/Way Apo Buru/S4384F-14-1
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
115 hari
Bentuk tanaman
:
Sedang
Tinggi tanaman
:
95 – 105 cm
Anakan produktif
:
16 anakan
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Panjang dan Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Rata-rata hasil
:
6,04 t/ha
Potensi hasil
:
8,80 t/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
25 g
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
21,07 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak rentan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III dan IV serta agak rentan strain VIII, agak tahan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, agak tahan penyakit virus tungro inokulum varian 073 dan 031
Keterangan
:
Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian sampai 600 m dpl.
Pemulia
:
Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno.
Peneliti
:
I.N. Widiarta, Baehaki S.E., Triny S.K., S. Dewi Indrasari, Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P.
Teknisi
:
Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M. Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Lebih tahan terhadap HDB Strain IV daripada Ciherang, hasil dan mutu sama dengan Ciherang
Dilepas tahun
:
2008

INPARI 5 MERAWU

Nomor Persilangan
:
IR65600-21-2-2
Asal persilangan
:
SHEN NUNG 89-366/Ketan Lumbu
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
115 hari
Bentuk tanaman
:
Sedang
Tinggi tanaman
:
100-105 cm
Anakan produktif
:
15 anakan
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Panjang dan agak gemuk
Warna gabah
:
Kuning bersih
Rata-rata hasil
:
5,74 t/ha
Potensi hasil
:
7,20 t/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
27,41 g
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
23,91 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III dan agak rentan strain IV dan VIII, agak tahan terhadap Hawar Daun Bakteri strain IV dan VIII, rentan terhadap penyakit virus tungro inokulum varian no 073, agak tahan terhdap penyakit virus tungro inokulum varian no 031 dan 013.
Keterangan
:
Cocok ditanam di ekosistem sawah sampai dengan ketinggian 600 m dpl.
Pemulia
:
Aan A. Daradjat, dan Bambang Suprihatno.
Peneliti
:
I.N. Widiarta, Baehaki S.E., Triny S.K., S. Dewi Indrasari, Prihadi Wibowo, Omi Syahromi, Nafisah, Cucu Gunarsih, Estria Furry P.
Teknisi
:
Toyib S. Ma`ruf, Maman Suherman, Meru, Uan Sudjanang, M. Sailan, Zaenal Arifin, Karmita, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Lebih tahan terhadap WBC 1,2,3, Fe pada beras pecah kulit lebih tinggi daripada Ciherang
Dilepas tahun
:
2008
INPARI 6 JETE

Nomor Persilangan
:
BP205D-KN-78-1-8
Asal persilangan
:
Dakava line 85/Membramo
Golongan
:
Cere Indica
Umur tanaman
:
118 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
100 cm
Anakan produktif
:
15 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau tua
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Warna batang
:
Hijau
Kerebahan batang
:
Tahan rebah
Leher malai
:
Sedang
Kerontokan
:
Sedang
Bentuk gabah
:
Sedang ramping
Warna gabah
:
Kuning
Jumlah gabah per malai
:
157 butir
Rata-rata hasil
:
6,82 t/ha GKG
Potensi hasil
:
12 ton/ha GKG
Bobot 1000 butir
:
28 g
Tekstur nasi
:
Sangat Pulen
Kadar amilosa
:
18 %
Ketahanan terhadap Hama
:
Tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII.
Keterangan
:
Cocok untuk ditanam di sawah dataran rendah samapi sedang (± 600 m dpl).
Pemulia
:
Buang Abdullah, Soewito Tjokrowidjojo, Sularjo dan Bambang Kustianto.
Peneliti
:
Atito D., Endang Suhartatik, Anggiani Nasution, Heni Safitri, Angelita P. Lestari, Ema Herlina, Baehaki S.E., Neni E. Sumardi, Aris Hairmansis.
Teknisi
:
Sudarno, Indarjo, Yusuf, Supartopo, Sail Hanafi, Yaya Suhaya, Suryono, Gusnimar Alidawati dan Panca Hadi Siwi.
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Potensi hasil tinggi, nasi sangat pulen, Tahan WBC biotipe 2 dan 3; tahan penyakit BLB
Dilepas tahun
:
2008

INPARI 7 LANRANG

Nomor Pedigri                 : RUTTST96B-15-1-2-2-2-1
Asal Persilangan              : S3054-2D-12-2/Utri Merah-2
Golongan                      : Cere
Umur Tanaman                  : 110-115 hari
Bentuk tanaman                : Tegak
Tinggi tanaman                : 104 ±7 cm
Anakan produktif              : 16 ± 3 anakan
Warna kaki hijau              : Hijau
Warna Batang                  : Hijau
Warna telinga daun            : putih
Warna lidah daun              : Hijau
Warna daun                    : Hijau
Muka daun                     : Kasar
Posisi daun                   : Tegak
Daun Bendera                  : Tegak
Bentuk Gabah                  :Panjang (P=7,06mm ; L=2,20 mm; P/L=3,21)
Warna Gabah                   : Kuning bersih
Kerontokan                    : Sedang
Tekstur Nasi                  : Pulen
Kadar Amilosa                 : 20,78 %
Bobot 1000 butir              : 27,4 gram
Rata-rata hasil               : 6,23 ton/ha
Potensi hasil                 : 8,7 ton/ha
Ketahanan terhadap Hama       : Agak rentan terhadap hama WBC biotipe 1, 2 dan 3
Penyakit                      : Agak tahan terhadap penyakit HDB ras III, dan agak rentan  
                                                        ras IV dan VIII; serta rentan terhadap penyakit virus Tungro
                                                        inokulum no. 073 dan 031, agak tahan penyakit virus tungro
                                                      inokulum no. 013
Anjuran tanam                 : Cocok ditanam di ekosistem sawah dataran rendah
                                                       sampai ketinggian 600 dpl.
Instansi Pengusul             : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Loka Penelitian
                                                       Tanaman Tungro, Lanrang dan BPTP Sulawesi Selatan
Pemulia                       : Aan Andang Daradjat, Nafisah dan Bambang Suprihatno
Peneliti                      : I Nyoman Widiarta, Jumanto, Burhanuddin, A. Yasin Said,
                                                       Sahardi, Ahmad Muliadi, R. Heru Praptana, Baehaki SE, Triny
                                                     SK, Prihadi Wibowo, Cucu Gunarsih, Ali Imron, Idris Hadade
Teknisi                       : Thoyib S. Ma’ruf, Maman Suherman, Meru, Uan
                                                     Sudjanang, Sukanda, Suwarsa, Dede Munawar, Abd. Rauf
                                                     Serry dan Abd. Hanid
Dilepas tahun                       : 2009



INPARI 8

Nomor Pedigri                 : IR73012-15-2-2-1
Asal Persilangan              : IR68064-18-1-1-2-2/IR61979-136-1-3-2-2
Golongan                      : Cere
Umur Tanaman                  : 125 hari
Bentuk tanaman                : tegak
Tinggi tanaman                : 113±8 cm
Anakan produktif              : 19±3 anakan
Warna kaki                    : Hijau
Warna batang                  : Hijau
Warna telinga daun            : Putih
Warna lidah daun              : Hijau
Warna daun                    : Hijau
Muka daun                     : Kasar
Posisi daun                   : Tegak
Daun bendera                  : Tegak
Bentuk gabah                  : Panjang dan ramping (P=6,78mm;L=2,12mm;P/L=3,21)
Warna gabah                   : Kuning bersih
Kerontokan                    : Sedang
Tekstur nasi                  : Pulen
Kadar Amilosa                 : 21%
Bobot 1000 butir              : 23,3 gram
Rata-rata hasil               : 6,25 ton/ha
Potensi hasil                 : 9,9 ton/ha
Ketahanan terhadap Hama       : Agak rentan terhadap hama WBC biotipe 1, 2, dan 3
Penyakit                      : Agak tahan penyakit HDB ras III dan agak rentan ras IV
                                                       Dan VIII; agak tahan penyakit tungro inokulum no. 073,
                                                       serta tahan penyakit tungro inokulum no. 031 dan no.
                                                       013
Anjuran tanam                 : Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian
           sampai dengan 600 m dpl
Alasan utama dilepas/         : Nasi pulen, potensi hasil tinggi
Keunggulan
Instansi pengusul             : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Loka Penelitian
                                                       Tanaman Tungro,Lanrang dan BPTP Sulawesi Selatan
Pemulia                       : Aan Andang Daradjat, Nafisah dan Bambang Suprihatno
Peneliti                      :  I.N. Widiarta, Jumanto, A. Yasin Said, Sahardi, Achmad  
                                                                           Muliadi, R. Heru Praptana, Baehaki SE, Triny SK, Burhanuddin,
                                                                           Prihadi Wibowo, Cucu Gunarsih, Ali Imron, Idris Hadade
Teknisi                       : Thoyib S Ma’ruf, Maman Suherman, Meru, Uan
                                                       Sudjanang, Sukanda, Abd. Rauf Serry, Abd. Hanid
Dilepas tahun                       : 2009


INPARI 9 ELO

Nomor Pedigri                 : IR73005-69-1-1-2
Asal Persilangan              : IR65469-161-2-2-2-3-2-2/IR61979-136-1-3-2-2
Golongan                      : Cere
Umur Tanaman                  : 125 hari
Bentuk tanaman                : tegak
Tinggi tanaman                : 113±8 cm
Anakan produktif              : 18±3 anakan
Warna kaki                    : Hijau
Warna batang                  : Hijau
Warna telinga daun            : Putih
Warna lidah daun              : Hijau
Muka daun                     : Kasar
Posisi daun                   : Tegal
Daun bendera                  : Tegak
Bentuk gabah                  : Panjang dan ramping (P=6,83mm;L=2,09mm;P/L=3,26)
Warna gabah                   : Kuning bersih
Kerontokan                    : Sedang
Tekstur nasi                  : Pulen
Kadar Amilosa                 : 20,46 gram
Bobot 1000 butir              : 22,8 gram
Rata-rata hasil               : 6,41 ton/ha
Potensi hasil                 : 9,3 ton/ha
Ketahanan terhadap Hama       : Agak rentan terhadap hama WBC biotipe 1, 2, dan 3
Penyakit                      : Agak tahan penyakit HDB ras III dan agak rentan ras IV
                                                       Dan VIII; agak tahan penyakit tungro inokulum no. 073
                                                       dan no. 031, serta tahan penyakit tungro inokulum no.
                                                       013
Anjuran tanam                 : Cocok ditanam pada lahan irigasi dengan ketinggian
           sampai dengan 600 m dpl
Alasan utama dilepas/         : Nasi pulen, potensi hasil tinggi
Keunggulan
Instansi pengusul             : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Loka Penelitian
                                                       Tanaman Tungro,Lanrang dan BPTP Sulawesi Selatan
Pemulia                       : Aan Andang Daradjat, Nafisah dan Bambang Suprihatno
Peneliti                            : I.N. Widiarta, Jumanto, A. Yasin Said, Sahardi, Achmad
                                                                            Muliadi, R. Heru Praptana, Baehaki SE, Triny SK, Burhanuddin,
                                                                            Prihadi Wibowp, Cucu Gunarsih, Muliadi, Ali Imron, Idris
                                                                            Hadade
Teknisi                       : Thoyib S Ma’ruf, Maman Suherman, Meru, Uan
                                                       Sudjanang, Sukanda, Abd. Rauf Serry, Abd. Hanid
Diusulkan untuk dilepas             : Tahun 2009


INPARI 10 LAEYA

Nomor Pedigri                 : S3382-2d-Pn-4-1
Asal Persilangan              : Persilangan S487b-75/IR19661//IR19661///IR64////IR64
Golongan                      : Cere
Umur Tanaman                  : 108-116 hari
Bentuk tanaman                : tegak
Tinggi tanaman                : 100-120 cm
Anakan produktif              : 17-25 anakan
Warna kaki                    : Hijau
Warna batang                  : Hijau
Warna telinga daun            : Putih
Warna lidah daun              : Putih
Warna daun                    : Hijau
Muka daun                     : Kasar
Posisi daun                   : Tegak
Daun bendera                  : Tegak
Bentuk gabah                  : Ramping panjang (P=8,6 mm; L=2,3 mm; P/L=3,9)
Warna gabah                   : Kuning bersih
Kerontokan                    : Sedang
Tekstur nasi                  : Pulen
Kadar Amilosa                 : 22%
Bobot 1000 butir              : 27,7 ± 0,76 gram
Rata-rata hasil               : 5,08 t GKG/ha ka 14%
Potensi hasil                 : 7,00 t GKG/ha ka 14%
Ketahanan terhadap Hama       : Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 1, dan 2
Penyakit                      :Agak tahan terhadap bakteri hawar daun strain III dan
                                                      agak peka strain IV dan peka terhad­dap virus tungro
                                                      varian 013, 031 dan 131
Anjuran tanam                 :Dapat ditanam pada musim hujan dan kemarau
Alasan utama dilepas/         : Potensi hasil tinggi dibanding IR64, mutu
Keunggulan beras baik, tahan HDB
Instansi pengusul             : Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dan BPTP Sulawesi
                                                       Selatan
Pemulia                       : ZA. Simanulang, Atito D, Idris Hadade, Aan Andang
                                                       Daradjat, Bambang Suprihatno, dan M. Yamin Samaullah
Peneliti                      : Trini S. Kadir, Nafisah, Didik Harnowo
Tim Peneliti                  : Triny S. Kadir, Nafisah, Didik Harnowo
Teknisi                       : Thoyib S Ma’ruf, Yahya, Holil, Suwarsa, Maman
                                                       Suherman, Karmita, Abd. Rauf Serry, Amirudin Manrapi
Diusulkan untuk dilepas             : Tahun 2009



INPARI 11

Nomor Persilangan
:
BP1178-2F-26
Asal persilangan
:
Cisadane/IR54742-1-19-11-8
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
108 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
106 cm
Anakan produktif
:
18 malai
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Hijau
Warna lidah daun
:
Putih
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping
Kerontokan
:
Sedang
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
21,35 %
Bobot 1000 butir
:
27 g
Rata-rata hasil
:
6,52 t/ha GKG
Potensi hasil
:
8,80 ton/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak rentan terhadap hama wereng batang coklat Biotipe 1, 2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Tahan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blast ras 133
Keterangan
:
Cocok untuk ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 dpl.
Pemulia
:
Aan A. Drajat, Bambang Suprihanto,, Nafisah, Cucu Gunarsih, Trais Sitaresmi, M. Yamin Samaulah
Peneliti
:
Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Prihadi Wibowo, Anggiani Nasution, Rina Dirgahayu, AA Kamandalu, Akmal, Ali Imran, Zairin
Teknisi
:
Toyib. S, Ma’ruf, Maman Suherman, Uan DS, Karmita, Meru, SUwarsa, Dede Munawar
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Umur sangat genjah, produktifitas tinggi
Dilepas tahun
:
2009





INPARI 12

Nomor Persilangan
:
OM395
Asal persilangan
:
IR63356-SEL/TN
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
103 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
99 cm
Anakan produktif
:
18 malai
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Panjang ramping
Kerontokan
:
Sedang
Warna gabah
:
Kuning bersih
Tekstur nasi
:
Pera
Kadar amilosa
:
26,4 %
Bobot 1000 butir
:
25,1 g
Rata-rata hasil
:
6,21 t/ha GKG
Potensi hasil
:
8,0 ton/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
:
Agak tahan terhadap hama wereng batang coklat Biotipe 1, 2 dan  agak rentan terhadap biotip 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak rentan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blast ras 133 dan 073 serta rentan terhadap ras 173
Keterangan
:
Cocok untuk ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 dpl.
Pemulia
:
Aan A. Drajat, Bambang Suprihanto,, Nafisah, Cucu Gunarsih, Trais Sitaresmi, M. Yamin Samaulah
Peneliti
:
Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Prihadi Wibowo, Anggiani Nasution, Rina Dirgahayu, AA Kamandalu, Akmal, Ali Imran, Zairin
Teknisi
:
Toyib. S, Ma’ruf, Maman Suherman, Uan DS, Karmita, Meru, SUwarsa, Dede Munawar
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Umur sangat genjah, produktifitas  tinggi
Dilepas tahun
:
2009




INPARI 13

Nomor Persilangan
:
OM1490
Asal persilangan
:
IR63356-SEL/TN
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
103 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
101 cm
Anakan produktif
:
17 malai
Warna kaki
:
Hijau
Warna telinga daun
:
putih
Warna lidah daun
:
Hijau
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Agak terkulai
Bentuk gabah
:
Panjang ramping
Kerontokan
:
Sedang
Warna gabah
:
Kuning bersih
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
22,40 %
Bobot 1000 butir
:
25,2 g
Rata-rata hasil
:
6,59 t/ha GKG
Potensi hasil
:
8,0 ton/ha GKG
Ketahanan terhadap Hama
:
Tahan terhadap hama wereng batang coklat Biotipe 1, 2 dan 3
Ketahanan terhadap penyakit
:
Agak rentan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blast ras 033 dan agak tahan terhadap ras 133, 073 dan 173
Keterangan
:
Cocok untuk ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 dpl.
Pemulia
:
Aan A. Drajat, Bambang Suprihanto,, Nafisah, Cucu Gunarsih, Trais Sitaresmi, M. Yamin Samaulah
Peneliti
:
Baehaki SE, Triny SK, Suprihanto, Prihadi Wibowo, Anggiani Nasution, Rina Dirgahayu, AA Kamandalu, Akmal, Ali Imran, Zairin
Teknisi
:
Toyib. S, Ma’ruf, Maman Suherman, Uan DS, Karmita, Meru, SUwarsa, Dede Munawar
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi
Alasan utama dilepas
:
Umur sangat genjah, produktifitas  tinggi, pulen tahan WBC biotipe 1, 2 dan 3
Dilepas tahun
:
2009



Lampiran 2
CIMELATI (SEMI PTB)

Nomor seleksi
:
B10384-MR-1-8-3
Asal persilangan
:
Memberamo//1R66160/Memberamo
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
118 - 125 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
106 - 114 cm
Anakan produktif
:
16 – 24 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Agak tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Rasa nasi
:
Enak
Kadar amilosa
:
19%
Bobot 1000 butir
:
27 g
Rata-rata hasil
:
6,0 t/ha
Potensi hasil
:
7,5 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Tahan terhadap wereng coklat biotipe 1, 2 dan agak tahan biotipe 3
Penyakit
:
Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV, rentan terhadap strain VIII
Anjuran tanam
:
Sesuai untuk sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian < 500 m dpl.
Pemulia
:
Adijono P., B. Suprihatno, Soewito T., dan
Z. Harahap
Teknisi
:
Sularjo, Gusnimar A, Sunaryo dan Ade Santika
Dilepas tahun
:
2001





GILIRANG (SEMI PTB)

Nomor seleksi
:
BP50F-MR-30-5
Asal persilangan
:
B6672/Memberamo
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
116 - 125 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
108 - 115 cm
Anakan produktif
:
10 - 15 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau tua
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak sampai miring
Bentuk gabah
:
Sedang
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
18,9%
Indeks glikemik
:
97
Bobot 1000 butir
:
28 g
Rata-rata hasil
:
6,0 t/ha
Potensi hasil
:
7,5 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Tahan terhadap hama wereng coklat biotipe 1, 2 dan agak tahan biotipe 3
Penyakit
:
Tahan terhadap hawar daun bakteri strain III, agak tahan strain IV tetapi rentan strain VIII
Sifat khusus
:
Wangi sejak dipertanaman
Anjuran tanam
:
Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.
Instansi pengusul
:
Balitpa, BPTP Jateng, BPTP Jatim, BPTP Sulsel
Pemulia tanaman
:
Soewito T., B. Abdullah. dan B. Kustianto
Tim peneliti
:
Joko Handoyo, Ali Imran dan Sukarno R.
Teknisi
:
Supartopo, Sularjo, Sail Hanafi, Panca HS.
Dilepas tahun
:
2002




CIAPUS (SEMI PTB)

Nomor seleksi
:
B10386E-KN-36-1
Asal persilangan
:
Memberamo//IR66154-52-1-2-2/Memberamo
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
115 – 122 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
100 - 108 cm
Anakan produktif
:
14 – 16 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Hijau
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak agak miring
Daun bendera
:
Tegak agak miring
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Agak tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
23,2 %
Bobot 1000 butir
:
31 g
Rata-rata hasil
:
6,5 t/ha
Potensi hasil
:
8,2 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan agak tahan biotipe 3
Penyakit
:
Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan strain VIII
Anjuran tanam
:
Padi sawah dataran rendah sampai sedang (ketinggian 500 m dpl), dengan tanam pindah jarak tanam terapat (20 cm x 10 cm) 1 – 3 bibit per rumpun
Pemulia
:
Soewito T, B. Kustianto dan B. Abdullah
Tim peneliti
:
Rini Hermanasari, Bahagiawati, Anggiani Nasution, Endang Suhartatik, Pirman Bangun, Aan A. Daradjat, Triny S. Kadir, Agus Guswara, Suprijadi, Sarlan Abdurrachman dan S. Dewi Indrasari
Teknisi
:
Supartopo, Sularjo, Suryono, Sail Hanafi, Yaya Suhaya, Gusnimar Aliawati, Panca HS, Sudarno dan Indarjo
Dilepas tahun
:
2003



FATMAWATI
Nomor seleksi
:
BP364B-MR-33-3-PN-5-1
Asal persilangan
:
BP68C-MR-4-3-2/Maros
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
105 - 115 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
95 - 110 cm
Anakan produktif
:
8 - 14 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau tua
Muka daun
:
Berbulu halus
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak, panjang dan lebar
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Sedang
Jumlah gabah per malai
:
Lebat (200 - 400 butir gabah per malai)
Kerebahan
:
Sedang
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
23 %
Bobot 1000 butir
:
29 g
Rata-rata hasil
:
6,0 t/ha
Potensi hasil
:
9,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
Penyakit
:
Tahan terhadap penyakit HDB strain III, agak tahan strain IV, rentan strain VIII
Anjuran tanam
:
Baik ditanam di lahan sawah dataran rendah sampai sedang (ketinggian 600 m dpl).
Baik ditanam dengan jarak tanam rapat (20 cm x 20 cm) atau jajar legowo (20 cm x 10 cm ; 25 cm x 12,5 cm) atau tanam sebar langsung (20 – 25 cm x 5 cm); Pemupukan 250 Kg Urea/ha; 100 Kg SP36 dan 100 Kg KCl/ha (berdasar analisis tanah)
Pemulia
:
B. Abdullah, Soewito T. dan B. Kustianto.,
Tim peneliti
:
Rini Hermanasari, Bahagiawati, Anggiani Nasution, Endang Suhartatik, Pirman Bangun, Yetty Setyowati, Aan A. Daradjat, Triny S. Kadir, Agus Setyono, Agus Guswara, Supriadi, Sarlan Abdurrachman, Anischan Gani, Suparyono, B. Suprihatno, Irsal Las, R. Mudjisihono, Ali Imron, Joko Handoyo, Moh. Noch dan Wigati Istuti
Teknisi
:
Supartopo, Sularjo, Sudarno, Indarjo, Surahmat, Sail Hanafi dan Gusnimar
Dilepas tahun
:
2003
Lampiran 3
                         PADI HIBRIDA      

MARO

Nomor seleksi
:
H2
Asal persilangan
:
IR58025A/IR53942
Golongan
:
Cere, kadang berbulu
Umur tanaman
:
114 - 120 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
105 - 110 cm
Anakan produktif
:
18 – 30 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna helai daun
:
Hijau
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
23,1%
Bobot 1000 butir
:
27 g
Rata-rata hasil
:
6,4 t/ha
Potensi hasil
:
9,5 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Rentan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
Penyakit
:
Rentan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV
Anjuran tanam
:
Baik ditanam untuk lahan sawah irigasi
Pemulia
:
Suwarno, B. Sutaryo, Yuniati P.M., Murdani Diredja, dan B. Suprihatno
Teknisi
:
Munada M., A. Sudradjat dan Suwarto
Dilepas tahun
:
2002





ROKAN

Nomor seleksi
:
H1
Asal persilangan
:
IR58025A/BR827-35
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
110 - 116 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
108 - 115 cm
Anakan produktif
:
18 – 30 batang
Warna kaki
:
Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna helai daun
:
Hijau
Muka daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Daun bendera
:
Tegak
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning bersih
Kerontokan
:
Sedang
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Sedang
Kadar amilosa
:
23,5%
Bobot 1000 butir
:
26 g
Rata-rata hasil
:
6,0 t/ha
Potensi hasil
:
9,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Rentan terhadap wereng coklat biotipe 2 dan 3
Penyakit
:
Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain III dan IV
Anjuran tanam
:
Baik ditanam untuk lahan sawah irigasi
Pemulia
:
Suwarno, B. Sutaryo, Yuniati P.M., Murdani Diredja dan B. Suprihatno
Teknisi
:
Munada M., A. Sudradjat dan Suwarto
Dilepas tahun
:
2002







Hipa 3

Nomor seleksi
:
H4
Asal persilangan
:
IR58025A / MTU 9992
Golongan
:
Cere, kadang-kadang berbulu
Umur tanaman
:
116-120 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
96-105 cm
Anakan produktif
:
16 – 21 batang
Gabah isi per malai
:
131-145 butir
Warna kaki

Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Leher malai
:
Keluar
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning jerami
Kerontokan
:
Mudah
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Sedang
Kadar amilosa
:
23,0 %
Bobot 1000 butir
:
24 g
Rata-rata hasil
:
8,0 t/ha
Potensi hasil
:
11,0 t/ha
Ketahanan terhadap
Hama
:
Agak tahan terhadap wereng coklat biotipe 2
Penyakit
:
Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII
Agak tahan terhadap penyakit tungro
Anjuran tanam
:
Dianjurkan ditanam mengikuti kaidah PTT
Pemulia
:
Satoto, Suwarno, Murdani D., E. Lubis, Allidawati, Yuniati P. M., Indrastuti A. Rumanti, Yudistira Nugraha, Sony Suharsono
Peneliti
:
E. Suhartatik, Triny S. Kadir, I.N. Widiarta, Irsal Las
Teknisi
:
Munada, Ajat Sudrajat, Sunaryo, Sularjo, Warsono, Warsidi, Gusnimar, Endang Suparman
Dilepas tahun
:
2004




Hipa 6 Jete

Nomor seleksi
:  H36
Asal persilangan
:
A1/R17
Golongan
:
Cere
Umur tanaman
:
101 - 128 hari
Bentuk tanaman
:
Tegak
Tinggi tanaman
:
90 - 120 cm
Anakan produktif
:
7 – 14 batang
Gabah isi per malai
:
91 - 266 butir
Warna kaki

Hijau
Warna batang
:
Hijau
Warna telinga daun
:
Tidak berwarna
Warna lidah daun
:
Tidak berwarna
Warna daun
:
Hijau tua
Permukaan daun
:
Kasar
Posisi daun
:
Tegak
Posisi daun bendera
:
Tegak
Leher malai
:
Tidak berleher
Bentuk gabah
:
Ramping
Warna gabah
:
Kuning jerami
Kerontokan
:
Mudah
Kerebahan
:
Tahan
Tekstur nasi
:
Pulen
Kadar amilosa
:
21,7 %
Bobot 1000 butir
:
22-27 gram
Rata-rata hasil
:
7,4 t/ha
Potensi hasil
:
10,6 t/ha
Ketahanan terhadap
:
Hama
:
Rentan terhadap wereng coklat biotipe 2
Penyakit
:
Agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII
Rentan terhadap penyakit tungro
Anjuran tanam
:
Tidak ditanam pada daerah endemik OPT
Pemulia
:
Satoto, Murdani D., Yudistira Nugraha, Sudibyo TWU.
Peneliti
:
E. Lubis, Indrastuti A. Rumanti, Yuni Widyastuti, Suwarno, Agus Guswara, I.N. Widiarta, Triny S. Kadir, Allidawati, Neni Ernawati, Suwarto, Untung Susanto dan Himawan
Teknisi
:
Munada, P. Warsidi, Warsono, Suwarto Sudirman, Ajat Sudrajat, Aa Abdul Somad, Cecep Suparman dan Sukirman
Dilepas tahun
:
2006



Hipa 8 Pioneer

No seleksi
:
H51
Asal
:
A1/PK21
Golongan
:
Cere Indica
Umur tanaman
:
115 hari
Bentuk Tanaman
:
Kompak
Tinggi Tanaman
:
120 cm
Anakan Produktif
:
± 14 anakan per rumpun
Warna Kaki

Hijau
Warna Telinga Daun
:
Hijau
Warna Daun
:
Hijau
Permukaan Daun
:
Kasar
Posisi Daun Bendera
:
Tegak
Warna Batang
:
Hijau
Bentuk Gabah
:
Sedang
Warna Gabah
:
Kuning
Rata-rata Hasil
:
± 7.5 t/ha
Potensi Hasil
:
10.4 t/ha
Bobot 1000 butir

± 29.5 g
Tekstur Nasi
:
Pulen
Kadar Amilosa
:
22,7%
Kerebahan
:
Agak rentan
Kerontokan
:
Sedang
Ketahanan terhadap Hama
:
Rentan terhadap wereng coklat biotipe 3
Ketahanan terhadap Penyakit
:
Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV , agak rentan terhadap hawar daun bakteri strain VIII, rentan terhadap virus tungro
Pemulia
:
Satoto, Sudibyo T. W Utomo, Murdhani Direja
Peneliti
:
Yudhistira Nugraha, Agus Guswara, Yuni Widyastuti
Teknisi
:
Warsidi, Sonny Suharsono, Munada, Adjat Sudrajat, Prima, Ujang Sarmadi, Abdul Somad, Cecep Suparman, Suardi, Entis Sutisna
Pengusul
:
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi dan PT DuPont Indonesia
Alasan utama dilepas
:
Potensi hasil 10% lebih tinggi dibanding Ciherang; tahan HDB; adaptasi luas; produksi benih lebih mudah dibanding hibrida lainnya.
Dilepas tahun
:
2009

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silahkan memberi komentar yang membangun EmoticonEmoticon